Langsung ke konten utama

Postingan

Beramal Harus Ikhlas

Postingan terbaru

I K H L A S

DINA kitab Mukhtasyar Ihya, Syekh Syarafudin Yunus netelakeun,sing saha anu tulus ikhlas dina ngalaksanakeun amal,sanajan teu diniatan,  mangka baris terbukti berkah tina eta amalan, pikeun dirina oge turunanana nepika yaomil akhir. Diriwayatkeun, sakumaha di tulis dina Irsyadul 'Ibad, nalika Adam AS dilungsurkeun ti sawarga ka alam dunya, sato leuweung ka asup Rusa, rabul sowan ngucapkeun salam kawilujengan ka Adam AS anu satuluyna kabeh sato dido'akeun sarta di usap pundukna.  Sapada harita,awak Rusa jadi seungit lir kasturi. Samulangna, salah sahiji tina abrulan Rusa di tanya ku babaturanana anu pareng teu milu sowan ka Adam AS.  "Kuring ngarasa aneh, naon sababna eta awak anjeun jadi seungit kitu?" Mangka dijawab: "Kamari kami tas nepungan kakasih Alloh, Adam AS,  satuluyna dido'akeun bari punduk kami di usap. Awak kami jadi harum kasturi." Ngadenge jawaban kitu baturna jadi kabita,sarta inyana boga karep rek nurutan sowan silaturahmi ka...

Tipu Daya Syetan

      Misi yang di emban syetan adalah mencari teman sebanyak-banyaknya untuk menggoyahkan keimanan seseorang. Godaan-godaan syetan dalam menjerumuskan manusia tersebut bisa berupa dengan cara menyuguhkan segala kesenangan, kenikmatan, kemaksiatan, dan kemunkaran dalam bingkai yang indah menawan. Dengan cara ini manusia diharapkan bisa terseret kedalam “samudra” buatan syetan.             Allah SWT berfiman ; “Sesungguhnya syetan itu hanyalah hendak mengadakan diantaramu permusuhan dan kebencian (lewat) minuman keras dan judi, dan menghalangimu daripada mengingat Allah dan daripada shalat. Oleh sebab itu, belum jugakah kamu mau berpikir?” (QS. Almaidah : 91)             Syetan itu amat pandai menutupi kejahatan dengan kebaikan atau keberuntungan. Sepertihalnya; judi, khamer (minuman keras),dan perjinahan. 1.       Tentang J...

Tentang Kematian

T ertulis dalam ki tab Durratun Nashihin, dikisahkan bahwa di sudut Kota Madinah, terjadi sebuah percakapan antara Sulaeman bin Abdul Malik, seorang penguasa di zaman Bani Umayah, dengan Abu Hazim. Kedua orang tersebut bercakap-cakap tentang kematian.             “Ya Abu Hazim, apa sebabnya saya ini merasa takut akan datangnya kematian?” Kata Sulaeman bin Abdul Malik.             “Karena anda merusak akherat dan hanya membangun dunia. Itulah yang menyebabkan anda takut mati. Enggan meninggalkan alam dunia yang sudah begitu indahnya anda bangun, untuk pindah ke tempat yang baru yang masih dalam keadaan rusak,” jawab Abu Hazim.             “Tolong jelaskan, bagaimana keadaan orang yang pergi menghadap Allah itu ya Abu Hazim?”             “Jika orang itu shaleh,...

Tentang Ikhlas

Dalam kitab Mukhtasar Ihya’, Syekh Syarafudin Yunus menerangkan, bahwasanya siapa yang tulus ikhlas dalam beramal, meskipun tidak niat, maka akan terbukti berkah dari amalan tersebut, bagi dirinya dan keturunannya hingga hari kiamat.             Diriwayatkan, ketika Nabi Adam AS diturunkan ke bumi, maka berduyun-duyunlah semua bianatang hutan datang menemuinya untuk memberikan salam. Kemudian Adam AS mendo’akan tiap-tiap jenis binatang menurut apa yang layak baginya. Maka datanglah sekelompok rusa (kijang) seraya dido’akan dan di usap punggungnya. Tiba-tiba tubuh rusa itu mengeluarkan misik (harum kasturi).             Dilain waktu rusa yang lainnya bertanya,”Darimana kamu mendapatkan itu?”             Maka dijawab, “Kami menemui kekasih Allah,Adam AS, lalu beliau mendo’akan dan mengusap punggung kami.”  ...

Tentang Ibadah Yang Tercela

Majelis Ulama Indonesia pernah mengeluarkan fatwa tentang masalah aliran sesat yang meresahkan umat dan menggoyahkan akidah. Tujuan MUI mengeluarkan fatwa agar pihak aparat keamanan dapat mengambil tindakan hukum sesuai dengan aturan perundang-undangan di Indonesia (KH.Miftah Farid, ”Aliran Sesat”, Pikiran Rakyat,7 Juni 2012).             Beliau mengatakan, berkembangnya aliran sesat bisa disebabkan beberapa hal. Pertama, mencari hidayah Allah dengan cara salah,seperti bertapa dan merenung . Menurut Pak Miftah, Islam tidak mengenal bertapa. Ibadah yang dianjurkan untuk mendekatkan diri kepada Allah dapat melalui saum, tahajud, dan dzikir. Justru ketika bertapa, kata Pak Miftah, setan akan lebih mudah masuk sampai-sampai ada orang yang mengaku menjadi nabi.             Terkait berkembangnya aliran sesat, menurut Pak Miftah, akibat ada orang yang dipuji secara berlebihan...

Tentang Khalwat (bertapa)

Jangan sampai salah cara dalam mencari hidayah Allah SWT. Barangkari itulah yang ingin ditegaskan KH.Miftah Fadidl, dalam artikelnya berjudul “Aliran Sesat” (Pikiran Rakyat,edisi 7 Juni 2012) terkait larangan bertapa.             Beliau mengatakan, ibadah yang dianjurkan untuk mendekatkan diri (taqarrub) kepada Allah SWT dapat melalui saum, tahajud, dzikir, dan membaca al-Qur’an. Justru ketika bertapa,kata beliau, syetan akan lebih mudah masuk.             Ma’asyiral muslimin, ketika Nabi SAW dirundung malang, beliau mencari pencerahan batin dengan cara bertapa atau khalwat (menyepi) di Goa Hiro. Hal itu dilakukannya selama kurang lebih empat tahun disela-sela kesibukannya mengurus bisnis perdagangan bersama Siti Khodijah,istrinya, hingga akhirnya beliau mendapatkan wahyu illahi melalui perantaraan malaikat Jibril.Demikian halnya Nabi Musa AS, beliau mendapat sepul...